Thursday, December 10, 2015

Vatikan Akui Ada Penyimpangan Setelah Ditemukan Uang Ratusan Juta di Laci Meja

Vatikan Akui Ada Penyimpangan Setelah Ditemukan Uang Ratusan Juta di Laci Meja - Vatikan mengakui adanya beberapa penyimpangan setelah ditemukan uang senilai USD22 ribu atau sekira Rp309 juta di laci meja. Uang tersebut ditemukan penyidik di laci meja kantor doktrin Vatikan.*

Penyidik memeriksa Departemen Kongregasi Doktrin Vatikan setelah adanya permintaan Departemen Ekonomi untuk memeriksa aset Vatikan pada Februari 2015. Departemen yang baru dibentuk sejak Paus Fransiskus menjabat itu sedang gencar melakukan pemeriksaan terhadap aset-aset milik tahta suci Vatikan.

Seperti dilaporkan Washington Post, Kamis (10/12/2015), juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, mengakui adanya beberapa penyimpangan. Kardinal asal Italia itu berjanji Vatikan akan segera mengambil tindakan terhadap temuan tersebut. Lombardi juga berjanji Departemen Kongregasi akan segera mengikuti peraturan administratif Vatikan yang baru.

Sampai saat ini pembayaran dengan uang tunai merupakan hal yang lazim dilakukan di lingkungan Vatikan. Namun, adanya laporan skandal keuangan di Vatikan membuat Paus Fransiskus sebagai kepala negara jengah. Pada 2013, Kardinal asal Argentina itu membentuk Departemen Ekonomi untuk memperbaiki pengelolaan keuangan Vatikan.(*)/okezone
Description: Vatikan Akui Ada Penyimpangan Setelah Ditemukan Uang Ratusan Juta di Laci Meja Rating: 4.5 Reviewer: Raihan Azka - ItemReviewed: Vatikan Akui Ada Penyimpangan Setelah Ditemukan Uang Ratusan Juta di Laci Meja

Ingin Berlangganan Artikel-Masukkan Email Anda Disini: [GRATIS]

Terima kasih anda telah membaca artikel tentang Vatikan Akui Ada Penyimpangan Setelah Ditemukan Uang Ratusan Juta di Laci Meja dan hak cipta dari semua isi/konten yang di repost dalam artikel ini ada pada setiap sumber yang dapat dilihat di akhir artikel, Jika Anda pemilik hak cipta dari isi/konten artikel Vatikan Akui Ada Penyimpangan Setelah Ditemukan Uang Ratusan Juta di Laci Meja tidak ingin ditampilkan dalam www.beritaonline.web.id, Anda dapat menghubungi admin Berita Online via Contact Us.

Berita Lainnya: