Friday, January 18, 2013

Siswa SMP Dihukum Cium Bau Kotoran Manusia Bergiliran

Sepuluh wali murid dari SMP Negeri 2 Sampang mendatangi pihak sekolah. Mereka menanyakan tentang hukuman aneh, yakni siswa diharuskan mencium bau kotoran manusia.

Menurut salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya, kejadian berawal saat Djiwa Setia kepala sekolah SMPN 2 Sampang, memasuki kamar mandi. Dia melihat ada kotoran manusia.

Sontak Djiwa marah dan mengumpulkan siswa dari kelas satu hingga kelas tiga. Karena tak ada satupun siswa yang mengaku membuang kotoran di kamar mandi, puluhan siswa dari kelas satu hingga kelas tiga dikumpulkan dan dihukum untuk mencium bau kotoran manusia di dalam kamar mandi sekolah tersebut secara bergiliran.

"Seluruh siswa disuruh mencium bau kotoran di wc, padahal kami tidak tahu siapa yang buang air besar. Tapi yang dihukum cuma yang laki-laki," ucapnya sambil mewanti-wanti untuk tidak menyebutkan identitasnya, Jumat (18/1/2013).

Sementara usai melakukan pertemuan secara tertutup, Fandi salah satu wali murid mengatakan bahwa kedatangannya sebatas silaturahmi. "Memang ada penghukuman kepada siswa untuk mencium bau kotoran di WC, makanya kami datang ke sini untuk silaturahmi dan mengetahui yang sebenarnya terjadi," terangnya saat ditemui di halaman SMPN 2 Sampang.

Hingga berita ini diturunkan, tak satu pun pihak sekolah yang bisa memberikan komentar. Bahkan ruang kepala sekolah nampak tertutup rapat dan terkunci. (*)

Sumber: beritajatim.com Description: Siswa SMP Dihukum Cium Bau Kotoran Manusia Bergiliran Rating: 4.5 Reviewer: Raihan Azka - ItemReviewed: Siswa SMP Dihukum Cium Bau Kotoran Manusia Bergiliran

Ingin Berlangganan Artikel-Masukkan Email Anda Disini: [GRATIS]

Terima kasih anda telah membaca artikel tentang Siswa SMP Dihukum Cium Bau Kotoran Manusia Bergiliran dan hak cipta dari semua isi/konten yang di repost dalam artikel ini ada pada setiap sumber yang dapat dilihat di akhir artikel, Jika Anda pemilik hak cipta dari isi/konten artikel Siswa SMP Dihukum Cium Bau Kotoran Manusia Bergiliran tidak ingin ditampilkan dalam www.beritaonline.web.id, Anda dapat menghubungi admin Berita Online via Contact Us.

Berita Lainnya: