Sunday, December 30, 2012

Alasan Kenapa Anggota Dewan 'Doyan' Korupsi

Korupsi sudah melekat dengan anggota dewan, baik DPR maupun DPRD. Sebenarnya apa yang menyebabkan mereka doyan korupsi?

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman mengatakan, maraknya kasus korupsi yang menimpa para anggota DPR akibat terlalu banyaknya kewenangan yang diperoleh DPR.

Bahkan, tidak tanggung-tanggung, Irman menyebut anggota DPR sejak dahulu sering kali melakukan pekerjaan dengan tidak serius.

“Makanya DPD itu jangan seperti DPR. DPR itukan dari 67 tahun, selama 34 tahun DPR itukan D4. Tahu D4? duduk diem duit datang, biasa itu,” jelas Irman di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/12).

Hal itu terjadi, jelas Irman, akibat dari kewenangan DPR yang sudah sungguh luar biasa absolut.

“Karena semua, bayangin penempatan dubes asing pun harus persetujuan DPR, itukan sudah domainnya eksekutif, banyak hal. Maka ada the power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely,” imbuhnya.

Karenanya, dia berharap, menjelang 2014 sudah ada perbaikan sistem antar lembaga agar tidak terjadi karut marut kewenangan seperti saat ini.

“Harapan kita sebelum 2014, kita bisa perbaiki sistem konstitusi kita sehingga siapa pun nanti yang memimpin lembaga negara ini kita serahkan kepada sistem yang lebih baik. Kalau tidak, betapa pun hebatnya presiden, ketua DPD, DPR yang akan datang dengan sistem seperti ini akan terjadi juga gunjang ganjing, atau tidak terjadi maksimalisasi birokrasi kita,” pungkasnya.(*)

Sumber: jadiberita.com Description: Alasan Kenapa Anggota Dewan 'Doyan' Korupsi Rating: 4.5 Reviewer: Raihan Azka - ItemReviewed: Alasan Kenapa Anggota Dewan 'Doyan' Korupsi

Ingin Berlangganan Artikel-Masukkan Email Anda Disini: [GRATIS]

Terima kasih anda telah membaca artikel tentang Alasan Kenapa Anggota Dewan 'Doyan' Korupsi dan hak cipta dari semua isi/konten yang di repost dalam artikel ini ada pada setiap sumber yang dapat dilihat di akhir artikel, Jika Anda pemilik hak cipta dari isi/konten artikel Alasan Kenapa Anggota Dewan 'Doyan' Korupsi tidak ingin ditampilkan dalam www.beritaonline.web.id, Anda dapat menghubungi admin Berita Online via Contact Us.

Berita Lainnya: