HEADLINES NEWS:

Tuesday, April 22, 2014

Foto: Pernikahan Ahmad Dhani dengan Mulan Jameela

Foto: Pernikahan Ahmad Dhani dengan Mulan Jameela - Meski sudah membuka kepada publik mengenai pernikahannya dengan Ahmad Dhani, penyanyi seksi Mulan Jameela sepertinya belum puas menunjukkan jika dirinya memang benar-benar sudah menikah dengan ayah Al Ghazali itu.*

Kini, lewat akun twitter-nya, Mulan pun menunjukkan foto-foto pernikahannya dengan Dhani. Entah benar atau tidak jika foto tersebut diambil saat keduanya menikah. Seperti diketahui, Dhani pernah mengaku jika dirinya menikahi Mulan secara siri di kediaman Mulan.


Dilansir Liputan6, Selasa (22/4/2014), Dhani juga mengaku kalau pernikahan itu berlangsung bersamaan dengan syukuran khitanan ketiga anaknya dari pernikahan dengan Maia Estianty yakni Al, El dan Dul.

Foto-foto yang diposting Mulan menunjukkan dirinya mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan dipadu mahkota. Sementara Dhani nampak gagah mengenakan jas berwarna hitam dengan latar belakang altar pernikahan yang berada di tengah-tengah rimbunan pepohonan besar.


Beberapa foto juga menunjukkan Dhani yang menyematkan cincin pernikahan ke Mulan. Lalu juga ada dimana Dhani mencium kening Mulan. Dalam foto yang lain, Mulan juga nampak berpose dengan sang anak, Safeea Ahmad.(*)

Sumber: liputan6.com

Sadis! Bayi Usia 3 Minggu di Banyumas Dibantai Hingga Kepalanya Putus

Sadis! Bayi Usia 3 Minggu di Banyumas Dibantai Hingga Kepalanya Putus - Warga Kelurahan Mersi, Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Senin 21 April siang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki laki yang baru berumur tiga minggu dengan kondisi sangat mengenaskan.*

Bayi malang itu tewas dengan cara diikat kepalanya hingga putus lalu dibuang ke kolong jembatan.

Menurut petugas Puskesmas Kecamatan Purwokerto Timur, Lasim, mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang bermain di pinggiran Kali Pelus.

“Bayinya dalam kondisi terikat di bagian leher dengan menggunakan kaos, dan kepalanya buntung,” ujar Lasim ditemui wartawan kemarin.

Hingga saat ini, lanjut Lasim, petugas dibantu dengan warga masih melakukan pencarian kepala bayi malang yang diduga hasil hubungan gelap itu. “Dilihat dari jasadnya bayi itu gemuk, sepertinya sudah dibunuh sejak lama,” lanjutnya.

Sementara itu, aparat Polres Banyumas hingga saat ini masih memburu pelaku pembunuhan terhadap bayi malang tak berdosa ini.(*)

Sumber: okezone

Wow! Bocah Kembar Siswa Paket C di Ponorogo Berhasil Bobol Situs Pengelola Nama Domain Internet Indonesia

Bocah Kembar Siswa Paket C di Ponorogo Berhasil Bobol Situs Pengelola Nama Domain Internet Indonesia - Sepasang bocah kembar asal  Dusun Ploso Jenar, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupatem Ponorogo Jawa Timur dilaporkan karena membobol situs PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Dua bocah tersebut tengah menghadapi sidang di Pengadilan Negeri setempat.*

Adalah DBR dan ABR, kelahiran Oktober 1994 (16 tahun) ini mulai masuk ke sistem PANDI sekitar 2010 silam. Sejak itulah, bocah kembar ini mulai meretas situs penyedia jasa registry domain .id ini.

Sekitar setahun kemudian, pengelola PANDI merasa sistem keamanannya  rusak. PANDI pun melaporkan ke divisi cyber crime Kementerian Komunikasi dan Informatika. Setelah melalui proses penyelidikan, baru 2013 silam, DBR dan ABR disidang di Pengadilan Negeri Ponorogo dengan nomor perkara 395/ Pid. Sus/ 2013/ PN. PO.

Oleh Majelis hakim (yang semula diketuai Muslim SH kemudian diganti Putu Gede Novyrta, SH, Mhum), didakwa 8 januari 2014 silam. Hakim memberikan dakwaan: Primair pasal 48 (1) jo pasal 32 (1) uu no.11/2008 tentang iiformasi dan transaksi elektronik jo pasal 55 (1) KUHP, Subsidair 46(1) jo pasal 30(1) uu 11/2008 jo psl 55 KUHP.

Bagaimana kedua bocah ini bisa membobol situs PANDI? Menurut pengacaranya,
Mohammad Pradhipta Erfandhiarta SH dari kantor Pengacara Ernawati SH, MH and Friends DBR dan saudara kembarnya ABR memakai cara yang cukup sederhana. Mereka hanya memanfaatkan fasilitas gratisan dari mozilla.

"Kedua bocah ini cuma menggunakan software tamper data (aplikasi plug in gratisan dari mozilla)," kata Pradhipta kepada Tribunnews.com.

Menurut Pradhipta, ABR dan DBR memang masuk ke sistem situs PANDI tapi tidak melakukan kegiatan yang merusak. Mereka cuman menduplikasi nama domain,diaktifkan secara ilegal,tapi tidak pernah dijua.

"Mereka tidak pernah membuat situs yang diduplikasikannya ini menjadi komersil dan domain-domain yang mereka aktifkan tidak pernah diisi apa-apa," sambung pria yang disapa Dipta ini.

Uniknya lagi, DBR dan ABR ini saat ini tidak menempuh di pendidikan formal. Keduanya baru saja menyelesaikan Ujian Nasional di pendidikan informal Kejar Paket C.

Dalam persidangan yang berlangsung tertutup ini, dari keterangan sejumlah saksi terungkap kalau saat melapor PANDI tak tahu kalau mereka melaporkan dua orang remaja ini. Semula pihak PANDI mengira akan menghadapi hacker anak-anak. PANDI baru menyadari saat kedua bocah ini dihadirkan di sidang.(*)

Sumber: tribunnews

Inilah Tokoh-Tokoh Caleg yang Potensial Gagal ke Senayan

Inilah Tokoh-Tokoh Caleg yang Potensial Gagal di Senayan - Nama besar, posisi, dan jabatan tidak menjamin seorang calon anggota legislatif terpilih dalam Pemilu Legislatif 2014. Berdasarkan hasil hitung cepat Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), sejumlah menteri, pimpinan MPR/DPR RI, hingga elite partai diprediksi termasuk dalam kelompok caleg yang gagal melenggang ke Senayan.*

Salah satu yang diprediksi tidak lolos adalah Menteri Pertanian Suswono, yang maju sebagai caleg Partai Keadilan Sejahtera dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah X.

Di dapil ini, PKS bersama Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) diperkirakan tidak mendapatkan kursi.

Hal yang sama terjadi pada Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Syaifuddin, yang kembali jadi caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk dapil Jawa Tengah VI, dan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, caleg Partai Amanat Nasional (PAN) dari dapil Jawa Tengah VIII.

Lukman tak mampu meraih suara memuaskan di dapilnya yang mencakup Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kota Magelang. Di daerah ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) diprediksi akan mendapat kursi terbanyak.

Sementara itu, hal serupa menimpa Taufik yang merupakan Sekretaris Jenderal PAN maju di dapil yang meliputi Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Purbalingga. Di daerah ini, hampir semua partai mendapat 1 kursi, kecuali PAN, Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Bulan Bintang.

Tak hanya itu, sejumlah elite partai juga harus siap-siap meninggalkan kursi empuk DPR dan merelakannya untuk caleg lain. Petinggi partai yang diperkirakan tidak lolos adalah Ketua Umum PBB MS Kaban dari dapil Jawa Barat V.

Untuk pemilu kali ini, sejumlah lembaga survei memprediksi PBB tidak lolos ke Senayan. Sekretaris Jenderal Partai Hanura Dossy Iskandar juga sulit melawan dominasi PKB, PDI-P, dan Partai Golkar.

Petinggi partai lain, seperti Taufik Basari (Nasdem) dan Ketua DPP PAN Didik J Rachbini, diperkirakan terhenti di dapil DKI Jakarta III. Caleg yang baru saja berpindah partai, seperti caleg Hanura Yusuf Supendi (sebelumnya PKS), Lili Wahid (sebelumnya PKB), dan caleg Partai Nasdem Effendy Choirie (sebelumnya PKB), juga diprediksi termasuk caleg yang gagal ke Senayan.

Hasil hitung cepat yang dilakukan SMRC ini menarik sampel 2.000 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 545.647 TPS yang ada di seluruh Indonesia. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling yang terdistribusi secara proporsional di setiap dapil. Margin of error dari hasil hitung cepat ini kurang-lebih sebesar 1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil hitung cepat ini bukan hasil resmi perolehan suara. Penghitungan resmi surat suara dan hasil rekapitulasinya akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum pada awal Mei 2014.(*)

Sumber

MU Resmi Pecat David Moyes

Manchester United Resmi Pecat David Moyes - Kisah David Moyes bersama Manchester United selesai sudah. Belum genap satu musim bergabung, mantan manajer Everton tersebut akhirnya dipecat oleh manajemen MU.*

Pemecatan Moyes tersebut disampaikan oleh pihak klub melalui pengumuman di situs resmi pada Selasa, 22 April 2014.

"Manchester United mengumumkan bahwa David Moyes telah meninggalkan klub," tulis pihak MU dalam pengumumannya.

"Klub mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kejujuran dan integritas yang telah diberikan selama memegang jabatan," sambungnya.

Pemecatan Moyes ini memang sudah jadi perbincangan hangat, terlebih usai MU dipastikan gagal melaju ke Liga Champions musim depan. Sejauh ini, klub belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan posisi Moyes. (*)