HEADLINES NEWS:

Sunday, June 26, 2016

Tanda-Tanda Pernah Hubungan Seksual di Usia remaja

Tanda-Tanda Pernah Hubungan Seksual di Usia remaja - Orang-orang usia muda yang sudah berhubungan seks di luar nikah tidak hanya berisiko mengidap HIV/AIDS. Mereka juga rentan mengalami sexually transmitted disease (STD), kelompok penyakit akibat sering kali gonta-ganti pasangan.*

Praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI RSCM), Ari Fahrial Syam, menjelaskan, perempuan yang gemar gonta-ganti pasangan juga berisiko mengalami kanker mulut rahim. Sementara laki-laki berisiko cukup besar menderita kanker prostat di kemudian hari.

"Pengalaman klinis saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam mendapatkan bahwa pasien dengan HIV terjadi pada semua kalangan. Penyakit ini bisa mengenai semua profesi, ibu rumah tangga (IRT) yang tidak gonta-ganti pasangan pun dapat menderita HIV karena mungkin tertular dari suaminya yang suka jajan di luar," kata Ari dikutip dari keterangan pers yang diterima Health Liputan6.com, Sabtu (25/6/2016).

Perempuan baik-baik yang akan menikah ternyata diketahui mengidap HIV, kata Ari, kemungkinan tertular dari mantan pacar yang mengalami kondisi serupa tapi berasal dari suntikan narkoba, yang mana saat pacaran di bangku SMA dulu pernah berhubungan seks beberapa kali.

"Pasien-pasien yang menderita HIV/AIDS di usia remaja ternyata mempunyai riwayat pernah berhubungan seksual di usia remaja. Semakin banyak pasangan hubungan seksual, semakin luar virus tersebut menyebar," kata Ari.**

Sumber: http://health.liputan6.com/read/2539637/tanda-tanda-pernah-berhubungan-seksual-di-usia-remaja

Sungguh Tragis Soal Seks Wanita di Negara Ini, Pria Makin Tak Tertarik dengan Perempuan

Sungguh Tragis Soal Seks Wanita di Negara Ini, Pria Makin Tak Tertarik dengan Perempuan - Tampaknya, ke depan nasib perempuan kian tragis dalam soal percintaan. Muncul fakta baru, laki-laki di China makin tak tertarik dengan perempuan. Padahal konon jumlah perempuan China lebih besar dibanding laki-laki.*

Seperti dilansir nextshark.com, para pria di sini jatuh cinta pada boneka plastik telah menjadi hal yang biasa. Di China sering terlihat di tempat-tempat umum, banyak pria yang membawa boneka plastik saat bepergian. Ke bioskop, ke taman atau ke tempat lain.

Zhang Fan, laki-laki berusia 36, seorang pialang saham dari Beijing menganggap bahwa boneka perempuan itu adalah dirinya.

"Boneka ini adalah diri saya sebagai perempuan. Zhang kepada media setempat menyatakan bahwa dirinya telah jatuh cinta pada boneka plastik tersebut. Tak sungkan, ia sering membawa boneka itu ke tempat untuk untuk berfoto bersama. 


Uniknya orangtua Zhang menyetujui hubungan cinta anaknya dengan boneka itu. Namun orangtua Zhang tetap meminta anaknya untuk menikah. Zhang menolak. Alasanya, permikahan adalah hal yang terlalu mahal dan ia memutuskan untuk mengakhiri pencariannya. 

Pemilik boneka lain mengklaim bahwa boneka plastik miliknya adalah seorang istri yang sebenarnya. Hal ini dialami oleh Li Chen yang berusia 58 tahun, Sejak bercerai dengan istrinya 12 tahun lalu, ia melabuhkan pencarian cintanya pada sebuah boneka plastik yang dibelinya dengan cara kredit.

Dan ia merasa menemukan sebuah cinta yang baru. 

JIka tren ini terus berkembang, bagaimana nasib perempuan-perempuan tentang cintanya?.**

Sumber: http://citizen6.liputan6.com/read/2539698/dalam-soal-seks-nasib-perempuan-di-sini-kian-tragis-kenapa

Beredar Foto Jadul Mulan Jameela, Lihat Perbedaanya Dulu dan Sekarang

Beredar Foto Jadul Mulan Jameela, Lihat Perbedaanya Dulu dan Sekarang - Siapa tak kenal Mulan Jameela, penyanyi sekaligus istri Ahmad Dhani ini selalu menjadi sorotan publik. Mulan Jameela atau dulunya memiliki nama panggung Mulan Panggung ini ternyata dahulu bernama Wulan Ardina saat memulai karirnya jadi penyanyi.*

Nama asli Mulan menurut wikipedia adalah Terry Tantri Wulansari.

Nah, Dilansir dari akun youtube bernama Herlina Syah, Mulan sejak lama memang sudah menekuni bidang tarik suara, dan pernah meluncurkan video klip berjudul "Aku Tetap Tersenyum".

Single jadulnya tersebut menanyangkan Mulan saat masih muda.

Meski santer dikabarkan menjalankan operasi plastik, namun terlihat dari video klip Mulan dahulu ini sepertinya tak jauh berbeda

Hanya karena sekarang make up makin bervariasi, maka dari itu banyak yang mengira Mulan pernah menjalankan operasi plastik.

Meski masih banyak yang ngotot kalau Mulan operasi palstik, foto-foto Mulan jaman dulu banget yang pernah diunggah oleh akun instagram bernama mulanjameela_ahmaddhani ini memperlihatkan kecantikan Mulan emang sudah lama ia miliki.

Simak deh foto-fotonya Mulan Jameela berikut:


Sumber:http://www.tribunnews.com/seleb/2016/06/25/beredar-foto-jadul-mulan-jameela-di-dunia-maya-lihat-perbandingannya-dulu-dan-sekarang

Heboh Penampakan Harimau Jawa di Gunung Arjuno

Penampakan Harimau Jawa di Gunung Arjuno - Beberapa hari ini, media sosial dihebohkan dengan adanya foto penampakan Harimau Jawa yang berkeliaran di hutan sekitar Gunung Arjuno, Jawa Timur.*

Foto penampakan Harimau Jawa itu pertama kali diunggah di Facebook dengan nama akun, Lantas Sembodo. Dalam status yang dipos, Jumat, 24 Juni 2016, pemilik akun mengingatkan siapapun yang berada di antara Gunung Mujur dan Gunung Indrokilo untuk berhati-hati dengan kehadiran Harimau tersebut.

Foto itu telah dibagikan lebih dari 700 kali oleh pengguna Facebook yang lain.

Dalam foto itu terlihat, seekor harimau tengah berjalan di jalan setapak yang berada di tengah hutan. Foto terlihat diambil dari atas, sehingga tidak terlalu jelas, di hutan mana foto itu diabadikan.

Karena itu, banyak pihak yang meragukan keaslian foto penampakan harimau itu. Iwan Kurniawan, Project Manager Javan Lungur Center di Batu mengatakan, wilayah Gunung Mujur dan Gunung Indrokilo memiliki kualitas hutan yang buruk.

Karena itulah, sangat diragukan jika habitat Harimau Jawa, yang telah dinyatakan punah itu, masih ditemukan di kawasan tersebut.

"Gunung Arjuno secara umum kualitas hutannya buruk. Banyak habitat satwa yang rusak di sana. Wilayah itu sudah banyak jadi lahan pertanian. Agak susah rasanya jika ada harimau liar hidup di sana," kata Iwan Sabtu 25 Juni 2016.

Sementara itu, serupa dengan JLC, lembaga konservasi satwa dan hutan ProFauna juga meragukan foto tersebut.

Chairman ProFauna, Rosek Nursahid mengatakan, selama ini tim ProFauna sering melalui kawasan itu.

"Informasi tentang penampakan Harimau Jawa memang ada, tapi kami tak pernah menjumpainya. Kalau Macan Tutul memang ada," kata Rosek.

Namun meskipun meragukan laporan itu, Rosek akan melakukan tindakan lanjutan. "Kami akan mengecek ke lokasi, semoga saja itu benar. Jadi petugas bisa lebih ketat melakukan penjagaan, karena itu adalah wilayah favorit pemburu," katanya.**

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/790227-heboh-penampakan-harimau-jawa-di-gunung-arjuno
Sumber:

Inilah Tanda Atau Gejala Anak yang Terinfeksi Vaksin Palsu

Inilah Tanda Atau Gejala Anak yang Terinfeksi Vaksin Palsu - Terungkapnya kasus pembuatan vaksin palsu meresahkan para orangtua. Meski demikian, masalah ini jangan sampai membuat orangtua enggan membawa anaknya untuk imunisasi.*

Lantas apa akibatnya jika anak mendapat vaksin palsu? Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc-VPCD mengungkapkan, risiko terberat adalah anak terkena infeksi.

Pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril dan tidak mengikuti prosedur seperti pembuatan vaksin asli.

"Tentu dengan cara tidak steril, bisa banyak kuman. Kalau cairan penuh kuman ini disuntikkan ke tubuh, orang bisa infeksi," kata vaksinolog lulusan University of Siena, Italy ini seperti dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

Gejala infeksi tersebut antara lain demam tinggi disertai laju nadi cepat, sesak napas, dan anak sulit makan.

Jika anak hanya demam saja setelah divaksin, orangtua tak perlu khawatir, karena beberapa vaksin memang bisa membuat anak demam.

Menurut Dirga, jika terakhir kali vaksinasi pada dua minggu lalu dan tidak muncul gejala tersebut, kemungkinan besar anak tidak terkena infeksi.

Dirga mengatakan, dampak lainnya dari pembuatan vaksin palsu sebenarnya tergantung bahan apa yang digunakan.

"Puslabfor Polri harus menyelidiki apa yang dicampukan di vaksin palsu itu. Dari situ bisa kita cari, ada enggak laporan masyarakat yang setelah vaksinasi mengalami gejala tersebut," ujar Dirga.

Sementara itu, jika anak mendapat vaksin palsu, tentu tidak akan mendapat efek memberi perlindungan sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu.**
http://www.tribunnews.com/kesehatan/2016/06/25/gejala-tubuh-anak-terinfeksi-vaksin-palsu-demam-tinggi-nadi-cepat-sesak-napas-sulit-makan?page=2
Sumber: